Janji itu akhirnya tertunaikan
BPPKKSS.or.Id -- Sebanyak sembilan dari sepuluh peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Makassar diberangkatkan umrah oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS pada 2 Februari 2026.
Rombongan lepas landas pukul 07.50 WIB dan tiba di Jeddah sekitar pukul 16.30 waktu setempat, difasilitasi oleh Abi Travel.
Momentum ini terasa istimewa karena berlangsung menjelang bulan suci Ramadhan. Perjalanan darat dari Jeddah menuju Madinah bertepatan dengan malam Nisfu Sya’ban.
Dalam suasana hening, mutawif mengajak jamaah membaca Surah Yasin tiga kali, lalu berdoa memohon kebaikan dan keberkahan kepada Allah SWT.
Di tengah keheningan gurun dan lantunan doa, setiap peserta merasakan ruang refleksi yang jarang hadir dalam rutinitas organisasi.
Bagi para peserta, umrah ini bukan sekadar perjalanan ibadah. Ia menjadi simbol bahwa dedikasi dan kerja kolektif dalam organisasi dapat berbuah pada pengalaman spiritual yang mendalam.
Janji yang disampaikan dalam forum Rakernas bukan berhenti sebagai retorika, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata.
Kepemimpinan dan Amanah
Realisasi keberangkatan umrah ini menghadirkan pelajaran penting tentang kepemimpinan.
Menepati janji adalah fondasi kepercayaan publik dan internal organisasi. Dalam konteks organisasi paguyuban seperti KKSS, kepercayaan adalah modal sosial yang paling berharga. Tanpa itu, program dan struktur hanya menjadi formalitas.
Perjalanan spiritual ini juga mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari capaian program, tetapi dari integritas moral yang konsisten. Tanah Suci menjadi ruang kontemplasi bahwa amanah organisasi pada hakikatnya adalah amanah sosial yang harus dijalankan dengan keikhlasan.
Energi Spiritual bagi Gerakan Organisasi
KKSS sebagai organisasi diaspora Sulawesi Selatan memiliki mandat besar: memperkuat solidaritas, meningkatkan kesejahteraan warga perantauan, serta menjaga nilai budaya dan identitas. Semua itu membutuhkan energi spiritual yang menjaga orientasi pengabdian tetap lurus.
Di Madinah, refleksi muncul bahwa program-program BPP KKSS ke depan perlu terus berakar pada nilai pelayanan, empati, dan kebermanfaatan. Tanpa dimensi spiritual, organisasi berisiko terjebak pada rutinitas struktural yang kehilangan makna sosial.
Soliditas dan Kolaborasi
Perjalanan umrah ini juga memperkuat ikatan emosional antar-pengurus dan kader. Kebersamaan dalam ibadah menciptakan ruang dialog batin dan memperdalam rasa persaudaraan. Dari soliditas inilah kolaborasi lintas wilayah dan generasi dapat tumbuh lebih kuat.
Ke depan, BPP KKSS dihadapkan pada tantangan memperluas jejaring, memperkuat program ekonomi dan pendidikan, serta memastikan regenerasi kepemimpinan. Semua itu hanya mungkin jika trust dan sense of belonging di antara anggota terus dipupuk.
Organisasi yang Berdampak
Umrah ini dirasakan sebagai bentuk penghargaan yang konkret. Ia menjadi pengingat bahwa organisasi harus menghadirkan dampak nyata bagi anggotanya. Dampak tidak hanya dalam bentuk simbolik, tetapi juga program yang terukur dan dirasakan: pemberdayaan ekonomi, beasiswa, advokasi sosial, hingga pelestarian budaya.
Bagi KKSS, slogan “bekerja, bergerak, dan berdampak” perlu terus diterjemahkan dalam kebijakan dan program yang menyentuh kehidupan warga perantauan Sulawesi Selatan di berbagai daerah.
Refleksi di Tanah Suci
Di Masjid Nabawi, doa-doa terasa lebih jujur. Doa bukan hanya untuk pribadi, tetapi juga untuk organisasi dan komunitas. Agar KKSS tetap menjadi rumah besar yang inklusif, solid, dan relevan bagi generasi sekarang dan mendatang.
Terima kasih disampaikan kepada Ketua Umum KKSS beserta seluruh jajaran yang telah merealisasikan janji ini. Kepemimpinan yang menekankan kerja nyata, gerak bersama, dan dampak konkret kembali menemukan manifestasinya dalam perjalanan spiritual ini.
Dedikasi yang lahir dari Rakernas akhirnya berbuah bukan hanya pada dokumen rekomendasi, tetapi pada pengalaman batin yang memperkuat komitmen pengabdian.
Bekerja, bergerak, dan berdampak—kali ini dirasakan bukan hanya di ruang rapat, tetapi juga di Tanah Suci.
(Madinah, 02/02/2026)
Departemen Sosial BPP KKSS