KKSS Gerak Cepat Salurkan 30.000 Ton Beras untuk Korban Bencana Sumut, Libatkan Bulog dan Lembaga Strategis

Detil Berita

Lihat
Perwakilan Bulog Divre Sumut, Badan Perakitan Modernisasi Pertanian (BLMP) Sumut, dan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Sumatera Utara mengelar rapat koordinasi darurat di Posko KKSS Sumut, Jalan Pelita VI Medan
Perwakilan Bulog Divre Sumut, Badan Perakitan Modernisasi Pertanian (BLMP) Sumut, dan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Sumatera Utara mengelar rapat koordinasi darurat di Posko KKSS Sumut, Jalan Pelita VI Medan . (Sumber Gambar: Humas KKSS)

KKSS Gerak Cepat Salurkan 30.000 Ton Beras untuk Korban Bencana Sumut, Libatkan Bulog dan Lembaga Strategis

Medan – Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, mendorong Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) bergerak cepat dengan menggelar koordinasi terpadu melibatkan Bulog dan lembaga pemerintah.

Dalam rapat darurat, disepakati penyaluran bantuan logistik, termasuk cadangan 30.000 ton beras dari Bulog, yang akan disalurkan secara tepat sasaran melalui mekanisme satu pintu.

Langkah ini dipimpin langsung oleh pengurus pusat KKSS untuk memastikan bantuan segera menyentuh titik terdampak paling parah, termasuk daerah dengan konsentrasi warga KKSS seperti Kampung Bugis di Sibolga.

KKSS memastikan penyaluran bantuan untuk korban bencana di Sumatera Utara akan dilakukan dengan sistem terkoordinasi guna menghindari tumpang tindih dan menjangkau penerima yang paling membutuhkan.

Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi darurat yang digelar di Posko KKSS Sumut, Jalan Pelita VI Medan, Jumat (5/12/2025), yang menghadirkan perwakilan Bulog Divre Sumut, Badan Perakitan Modernisasi Pertanian (BLMP) Sumut, dan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Sumatera Utara.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal BPP KKSS, Hj. Eptati Kamaruddin, M.Ag., ini merupakan tindak lanjut instruksi dari Menteri Pertanian RI/Ketua Bapanas, Andi Amran Sulaiman, yang juga menjabat sebagai Ketua BPP KKSS. Pertemuan ini merancang skema penyaluran bantuan agar efektif dan akurat.

"Kita harus bekerja sama dengan semua pihak agar bantuan sosial ini tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal," tegas Eptati dalam rapat tersebut.

Dukungan penuh datang dari Bulog Divre Sumut. Erwin, Wakil Kepala Bulog Divre Sumut, menyatakan kesiapannya, "Stok beras kita 30.000 ton, Bulog siap backup penuh."

Mekanisme yang disepakati adalah sistem satu pintu: data dari Pengurus Daerah (DPD) KKSS di daerah bencana diverifikasi oleh BPW KKSS Sumut, kemudian BPW berkoordinasi dengan Bulog untuk penyaluran logistik sesuai kebutuhan di lapangan.

Ketua BPW KKSS Sumut, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, yang juga Rektor Universitas Negeri Medan, menyambut baik komitmen pusat. "Kami siap menyalurkan bantuan kepada korban bencana di Sumatera Utara. InsyaAllah tepat sasaran," ujarnya.

Pernyataan ini diamini Sekretaris BPW KKSS Sumut, Drs. Azis Bongga, yang menambahkan bahwa penyaluran akan difokuskan melalui DPD KKSS di wilayah terdampak berat seperti Tapanuli Tengah, Langkat, dan Medan berdasarkan data aktual.

Wilayah prioritas penyaluran meliputi daerah yang dilaporkan terdampak parah, seperti Sibolga, Tapanuli Tengah, Batang Toru, Huta Godang, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Langkat, dan Medan.

KKSS juga mencatat sejumlah warga komunitasnya terdampak serius, khususnya di Kampung Bugis, Sibolga, dan beberapa titik di Tapanuli Utara.

Sebagai tindak lanjut langsung, Tim BPP KKSS telah menjadwalkan kunjungan ke lapangan. Mereka akan bertolak ke Langkat dan Aceh Tamiang pada Sabtu (6/12/2025) pagi untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga yang menjadi korban bencana.(*)

Reporter: Leony amparita